SEMINAR PENDIDIKAN ANAK AUTIS 2017

TERM OF REFERENCE (TOR)

SEMINAR PENDIDIKAN ANAK AUTIS

TAHUN ANGGARAN 2017

 

 

 

 

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

2017

 

 

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)

 

 

Kementrian Negara/Lembaga  :Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi

Unit Organisasi                :   Sekretariat Jenderal Kemenristekdikti

Program                            :   Pendidikan Tinggi

Sasaran Program              :   Pelaksanaan Pengabdian pada Masyarakat

Kegiatan                           :   Seminar Pendidikan Anak Autis

Sub Kegiatan                    :   Seminar

Detil Kegiatan                   :      Seminar Pendidikan Anak Autis

 

 

  1. Latar Belakang
  2. Pendahuluan

Pengabdian kepada masyarakat merupakan  salah satu dharma atau tugas pokok dari suatu perguruan tinggi, termasuk UNTIRTA, disamping dharma pendidikan dan pengajaran serta dharma penelitian.  Pelaksanaan dharma pengabdian kepada masyarakat yang dalam realisasinya juga melibatkan dua dharma lainnya,  diharapkan akan selalu ada keterkaitan  bahkan kemanunggalan antara Perguruan Tinggi, dalam hal ini UNTIRTA  dengan  masyarakat. Pengabdian pada masyarakat merupakan suatu media untuk menjembatani dunia pendidikan dengan masayarakat, dimana Perguruan Tinggi dihadapkan pada masalah bagaimana agar warga masyarakat mampu menghadapi tantangan lebih jauh ke depan.

Karena pengabdian kepada masyarakat  merupakan salah satu tugas pokok  Perguruan Tinggi, maka pelaksanannya harus didukung  oleh seluruh sivitas akademika  PT tersebut dan  dilandasi  pemahaman yang benar  tentang pengabdian kepada masyarakat sesuai  dengan PP 60/99 (BAB III psl 3 ayat 4)  yang menyatakan bahwa pengabdian masyarakat  merupakan kegiatan yang memanfaatkan  ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan demi kemajuan masyarakat. salah satu sumbangan ang dapat dilakukan yaitu dengan  membantu anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil sensus diketahui bahwa guru bahkan mahasiswa belum banyak mengetahui tentang cara membantu anak berkebutuhan khusus, salah satunya adalah membantu anak autis. Anak autis adalah gangguan perkembangan yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku, yang menyebabkan anak tidak bias bersosialisasi atau berkomunikasi dengan lingkungan disekitarnya. Agar masyarakat bisa membantu mereka terutama dosen, guru dan mahasiswa, maka perlu diadakan pembelajaran tentang anak autis ini salah satunya dengan mengadakan seminar pendidikan anak autis.

 

  1. Dasar Hukum Tugas Fungsi/Kebijakan
    1. UU no 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional
    2. UU no 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
    3. PP no 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
    4. PP no 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan
    5. PP no 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi
    6. Keputusan Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor : 291/M/KP/VIII/2015 tentang Pengangkatan Prof.Dr. H.Soleh Hidayat, M.Pd sebagai Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Periode 2015-2019
    7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 29 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    8. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2015 tentang Statuta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

 

  1. Gambaran Umum

Sebagaimana diatur dalam UU no 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang dimaksud dengan dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama menstransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Perhatian, pembelajaran serta pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus terutama untuk anak autis. Seminar pendidikan anak autis masih sangat minim, hal tersebut dapat dilhat pusat pelayanan untuk anak autis terutama diserang masing bisa dihitung dengan jari, oleh karena itu sebagai salah satu cara untuk memberikan pengertian dan keterampilan dalam membantu anak autis terutama untuk dosen, guru dan mahasiswa, yaitu dengan melaksanakan seminar pendidikan anak autis, yang didalamnya selain teori tetapi terdapat praktek yangbisa dilaksanakan pada saat menemukan anak autis, diharapkan para peserta pelatihan nantinya dapat membantu anak autis lebih optimal lagi.

 

  1. Alasan Kegiatan Dilaksanakan

Untuk melakukan perbaikan terhadap semua permasalahan seperti diuraikan di atas maka diperlukan seminar pendidikan anak autis.  seminar pendidikan anak autis ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dosen, guru serta mahasiswa untuk bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi bagi anak berkebutuhan khusus terutama anak autis.

 

 

 

  1. Kegiatan yang dilaksanakan
    1. Uraian kegiatan

Seminar pendidikan anak autis bagi dosen, guru dan mahasiswa dilaksanakan satu hari, dengan mendatangkan pakar dan didampingi oleh instruktur untuk menghasilkan sebuah seminar yang tidak hanya didalamnya ada teori yang dibahas tapi langsung pada praktek pelaksanaannya.

  1. Batasan kegiatan

Peserta seminar pendidikan anak autis adalah dosen, guru serta mahasiswa yang mempunyai keinginan untuk belajar dan membantu anak autis. Peserta pelatihan tersebut nantinya akan dibekali pengetahuan tentang anak autis dari mulai teori sampai cara pelayanannya yang akan disampaikan oleh pakar dan didampingi oleh dosen Pendidikan Luar Biasa.

 

  1. Maksud dan Tujuan
    1. Maksud Kegiatan

Maksud seminar pendidikan anak autis adalah untuk membekali para peserta tentang bagaimana pelayanan anak autis yang baik, sehingga mampu membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

  1. Tujuan Kegiatan

Tujuan seminar adalah membekali peserta dalam teknik pelayanan anak autis terutama dengan metode ABA, metode ABA sering digunakan untuk penanganan anak autis, metode  ini sangat representatif bagi penanggulangan anak spesial dengan gejala autism, sebab memiliki prinsip yang terukur, terarah dan sistematis, juga variasi yang diajarkan luas sehingga dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, sosial dan motorik halus maupun kasar.

 

 

 

  1. Indikator Keluaran dan Keluaran
  2. Indikar keluaran

Dengan terselenggaranya Seminar pendidikan anak autis maka kemampuan peserta seminar dalam memberikan pelayanan kepada anak autis dapat meningkat.

  1. Keluaran

Keluaran (output) dari kegiatan Seminar pendidikan anak autis di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendididkan Untirta adalah para peserta dapat melakukan pelayanan atau penanganan terhadap anak autis lebih baik lagi.

 

  1. Cara Pelaksanaan Kegiatan
  2. Metode Pelaksanaan

Kegiatan Seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendididkan Untirta dilaksanakan dengan pelatihan dan diskusi interaktif antara peserta dengan nara sumber.

  1. Tahapan Kegiatan

Tahapan pelaksanaan kegiatan seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta sebagai berikut :

  1. Persiapan pelaksanaan seminar pendidikan anak autis.
  2. Pelaksanaan seminar pendidikan anak autis, paparan tata kerja.
  • Paparan Nara sumber
  • Diskusi Interaktif dengan peserta berupa tanya jawab
  1. Laporan pelaksanaan Seminar pendidikan anak autis

 

  1. Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta direncanakan akan dilaksanakan di Kampus C Untirta Ciwaru.

 

 

  1. Pelaksana dan Penanggung Jawab Kegiatan
    1. Pelaksana kegiatan

Pelaksana pelatihan Seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta berjumlah 9 orang dengan rincian sebagai berikut:

 

 

Penanggung Jawab : Dr. Aceng Hasani, M.Pd
Pengarah : Dr. Joko Yuwono, M.Pd.
Ketua : Dr. Isti Rusdiyani, M.Pd
Sekretaris : Dedi Mulia, M.Pd
Anggota : 1.   Sistriadini Alamsyah Sidik, M.Pd

2.   Reza Febri Abadi, M.Pd.

3.   Ratih Listyaningsih, M.Pd.

4.   Toni Yudha Pratama, M.Pd

5.   Yuni Tanjung Utami, M.Pd

6.   Erni Endah Wahyuni, M.Pd.

Narasumber : 1.   Dr. Joko Yuwono, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

2.   Toni Yudha Pratama, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

 

Peserta yang diundang berjumlah 100 orang terdiri dari Dosen, Guru dan Mahasiswa.

  1. Penanggung jawab

Penanggung jawab Seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta adalah Ketua Jurusan Pendidikan Luar Biasa Untirta.

 

 

 

  1. Jadwal Kegiatan
    1. Waktu pelaksanaan kegiatan

Kegiatan Seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta direncanakan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2017.

  1. Matrik pelaksanaan kegiatan
No Kegiatan Agustus September
1 2 3 4 1 2 3 4
a. Persiapan Pelaksanaan

–    pembentukan draft kepanitiaan

–    pengajuan TOR
–    peminjaman gedung dan peralatan
b. Undangan

–    pembuatan nota dinas undangan

–    distribusi undangan
c.  Pelaksanaan Kegiatan
d. Evaluasi

 

  1. Biaya

Biaya yang dipelukan pada Kegiatan Seminar Pendidikan Autis  sebesar Rp. 8.100.000,- dengan rincian sebagai berikut :

 

 

 

 

 

 

Seminar Pendidikan Anak Autis – FKIP  Jumlah  Ket  Harga Total
525112 Belanja Barang
-ATK dan Bahan Habis Pakai 1 Keg 1,000,000 1,000,000
    –     Konsumsi 100 OK 25,000 2,500,000
    –     Snack 100 OK 10,000 1,000,000
Sewa Ruangan dan Sound System 1 Hari 1,000,000 1,000,000
    –     Honor Narasumber

[1 Org x 2 Jam)

2 OJ 900,000 1,800,000
Jumlah 7,300,000

 

 

Serang, 4 September 2017

Ketua Pelaksana,

 

 

 

       Dr. Isti Rusdiyani,M.Pd.

 

PELATIHAN BRAILLE

TERM OF REFERENCE (TOR)

PELATIHAN BRAILLE

TAHUN ANGGARAN 2017

 

 

 

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

2017

 

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)

 

KEMENTERIAN/LEMBAGA       :Kementerian Riset Dan Teknologi Pendidikan Tinggi

UNIT ORGANISASI                     :Sekretariat Jenderal Kemenristekdikti

PROGRAM                               : Program Pendidikan Tinggi

SASARAN PROGRAM              : Pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat

KEGIATAN                               : Pelatihan Braille

SUB KEGIATAN                       : Pelatihan

DETIL KEGIATAN                     : Pelatihan Braille

 

  1. Latar Belakang
  2. Pendahuluan

Dosen mempunyai tugas tri dharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Pengabdian pada masyarakat merupakan suatu media untuk menjembatani dunia pendidikan dengan masayarakat, dimana Perguruan Tinggi dihadapkan pada masalah bagaimana agar warga masyarakat mampu menghadapi tantangan lebih jauh ke depan sehingga dapat membantu masyarakat disekitarnya,salah satunya dalam membantu anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa masyarakat bahkan mahasiswa belum banyak mengetahui tentang cara membantu anak berkebutuhan khusus salah satunya adalah membantu anak tunanetra.

Salah satu hambatan anak tunanetra adalah keterbatasan dalam penglihatan sehingga untuk aktivitas membaca dan menulis pun diperlukan teknis khusus agar tunanetra dapat melaksanakan aktivitas baca dan tulis layaknya anak pada umumnya yaitu dengan menggunakan huruf Braille. Hal tersebut sangat disadari betul perlu peran serta dan keaktifan semua pihak terutama mahasiswa dan dosen yang berkecimpung di dunia pendidikan luar biasa untuk turut ikut memberikan pengajaran penulisan Braille. Sehingga ketika terjun di lapangan, mahasiswa tidak lagi meraba-raba mengenai tulisan Braille, namun bias langsung membantu para tunanetra untuk menulis dan membaca Braille serta sebagai ajang untuk berkomunikasi sehingga lebih saling mengetahui karakteristik belajar tunantera.

  1. Dasar Hukum Tugas Fungsi/Kebijakan
  2. UU no 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional
  3. UU no 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
  4. PP no 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
  5. PP no 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan
  6. PP no 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi
  7. Keputusan Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor : 291/M/KP/VIII/2015 tentang Pengangkatan Prof.Dr. H.Soleh Hidayat, M.Pd sebagai Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Periode 2015-2019
  8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 29 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  9. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2015 tentang Statuta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

 

  1. Gambaran Umum

Sebagaimana diatur dalam UU no 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang dimaksud dengan dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama menstransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Keterampilan membaca dan menulis Braille sebagai salah satu keterampilan dalam membantu anak berkebutuhan khusus di kalangan masyarakat, dosen, mahasiswa masih sangat sedikit, yang menyebabkan perhatian dan pembelajaran terhadap anak berkebutuhan khusus terutama anak tunanetra sangat rendah. Oleh karena itu dengan melaksanakan Pelatihan Braille, diharapkan para peserta pelatihan nantinya dapat membantu anak tunanetra lebih optimal lagi.

  1. Alasan Kegiatan Dilaksanakan

Untuk melakukan perbaikan terhadap semua permasalahan seperti diuraikan di atas maka diperlukan pelatihan Braille.  Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat, dosen dan mahasiswa untuk menulis karya ilmiah menuju universitas yang unggul bisa menjadi pembimbing bagi anak tunanetra dalam keterampilan baca dan tulis.

  1. Kegiatan yang dilaksanakan
  2. Uraian kegiatan

Pelatihan Braille bagi masyarakat, dosen dan mahasiswa dilaksanakan satu hari, dengan mendatangkan pakar dan didampingi oleh instruktur untuk langsung mempraktekan cara menulis dan membaca braille dengan baik.

  1. Batasan kegiatan

Peserta pelatihan Braille adalah Masyarakat, dosen dan mahasiswa. Peserta pelatihan tersebut nantinya akan dibekali bagaimana cara membaca dan menulis Braille yang baik dan dapat berguna untuk anak tunanetra yang akan diberikan pengarahan oleh pakar mengenai Braille dan Dosen dari PLB FKIP Untirta.

 

  1. Maksud dan Tujuan
    1. Maksud Kegiatan

Maksud pelatihan Braille adalah untuk membekali Masyarakat, dosen dan mahasiswa tentang bagaimana keterampilan membaca dan menulis Braille yang baik yang nantinya peserta pelatihan dapat mengajarkan baca dan tulis Braille langsung pada anak tunanetra disekitar mereka.

  1. Tujuan Kegiatan

Tujuan pelatihan adalah membekali peserta dalam teknik Braille tentang bagaimana keterampilan membaca dan menulis Braille yang baik yang nantinya peserta pelatihan dapat mengajarkan baca dan tulis Braille langsung pada anak tunanetra disekitar mereka.

 

 

  1. Indikator Keluaran dan Keluaran
  2. Indikator keluaran

Dengan terselenggaranya pelatihan Braille maka kemampuan masyarakat, dosen dan mahasiswa dalam keterampilan Braille dapat meningkat

  1. Keluaran

keluaran (output) dari kegiatan pelatihan Braille di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendididkan Untirta adalah terdapatnya pusat pelayanan yang dapat membantu mengoptimalkan potensi anak tunanetra.

 

  1. Cara Pelaksanaan Kegiatan
  2. Metode Pelaksanaan

Kegiatan pelatihan Braille Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendididkan Untirta dilaksanakan dengan pelatihan, diskusi interaktif dan praktek  antara peserta dengan nara sumber.

  1. Tahapan Kegiatan

Tahapan pelaksanaan kegiatan pelatihan Braille Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta sebagai berikut :

  1. Persiapan pelaksanaan pelatihan Braille
  2. Pelaksanaan pelatihan Braille paparan tata kerja
    • Paparan pengajar
    • Diskusi Interaktif dengan peserta berupa tanya jawab
    • Praktek baca tulis Braille yang dipandu oleh pengajar
  1. Laporan pelaksanaan pelatihan Braille

 

  1. Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan pelatihan Braille Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta direncanakan akan dilaksanakan di Kampus C Untirta Ciwaru.

  1. Pelaksana dan Penanggung Jawab Kegiatan
    1. Pelaksana kegiatan

Pelaksana pelatihan Braille Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta berjumlah 10 orang dengan rincian sebagai berikut:

 

Penanggung Jawab : Dr. Isti Rusdiyani, M.Pd.
Pengarah : 1.   Sistriadini Alamsyah Sidik, M.Pd.

2.   Dr. Joko Yuwono,M.Pd

Ketua : Ratih Listyaningtyas, M.Pd
Sekretrais : Reza Febri Abadi, M.Pd
Anggota : 1.   Dedi Mulia, M.Pd

2.   Toni Yudha Pramata, M.Pd.

3.   Yuni Tanjung Utami, M.Pd

4.   Erni Endah Wahyuni, M.Pd.

5.   Euis Hoeratunisa, S.Pd

 

Pengajar : 1.   Sistriadini Alamsyah Sidik, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

2.   Ratih Listyaningtyas, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

3.  Dedi Mulia, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

 

Peserta yang diundang berjumlah 100 orang terdiri dari guru, dosen dan mahasiswa.

  1. Penanggung jawab

Penanggung jawab pelatihan Braille Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta adalah Ketua Jurusan Pendidikan Luar Biasa Unirta.

  1. Jadwal Kegiatan
  1. Waktu pelaksanaan kegiatan

Kegiatan pelatihan Braille Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta direncanakan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2017.

  1. Matrik pelaksanaan kegiatan

 

No Kegiatan April Mei
1 2 3 4 1 2 3 4
a. Persiapan Pelaksanaan

–    pembentukan draft kepanitiaan

–    rapat panitia

b. Undangan

–    pembuatan nota dinas undangan

–    distribusi undangan

c.  Pemesanan tempat

–    pemesanan tempat

d. Pelaksanaan pelatihan Braille
e.  Pelaporan

 

  1. Biaya
Pelatihan Braille – FKIP  Jumlah  Ket  Harga Total
525112 Belanja Barang
-ATK dan Bahan Habis Pakai 1 Keg 1,000,000 1,000,000
    –     Konsumsi 100 OK 30,000 3,000,000
    –     Snack 100 OK 13,000 1,300,000
Sewa Ruangan dan Sound System 1 Hari 1,000,000 1,000,000
    –     Honor Pengajar

[2 Org x 3 Jam)

6 OJ 300,000 1,800,000
Jumlah 8,100,000

 

Serang, 31 Mei 2017

Ketua Pelaksana,

 

 

 

  Ratih Listyaningtyas, M.Pd

ANALISA KEBUTUHAN PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

 

ANALISA KEBUTUHAN PELAKSANAAN PROGRAM KERJA

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

 

LATAR BELAKANG

Pendidikan luar biasa adalah salah satu jurusan baru di FKIP UNTIRTA. Sebagai salah satu jurusan baru, PLB juga memiliki tujujan visi misi yang untuk menghasilkan lulusan yang bermutu dan berkarakter. PLB adalah jurusan yang memberi kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan yang sama dengan teman-teman seusianya, tidak mempermasalahkan kekhususannya. Mulai dari anak tunanetra, tunarungu, tunadaksa, dan anak berkebutuhan khusus yang lain, selagi mampu mengaplikasikan keberbakatan yang lain. Saat ini PLB telah memiliki mahasiswa dengan keterbatasan penglihatan dan keterbatasan fisik. Untuk menunjang keperluan pembelajaran serta perluasan ilmu dan pengetahuan mahasiswa, maka diperlukan perencanaan program-program yang berkualitas dan dibutuhkan oleh mahasiswa dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya civitas akademika Pendidikan Luar Biasa Untirta.

VISI

Menghasilkan tenaga pendidikan dan kependidikan yang bermutu,  professional dan berkarakter dengan konsentrasi pada pengembangan pendidikan anak luar biasa/pendidikan khusus pada tahun 2019.

 

MISI

  1. Menyiapkan tenaga pendidik, pengelola pendidikan dan tenaga habilitasi dan rehabilitasi jenjang S1 program Pendidikan Luar Biasa yang professional dengan menjunjung tinggi nilai religius dan keberagaman serta kearifan budaya lokal, nasional dan berwawasan global.
  2. Merencanakan dan melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang keilmuan Pendidikan Kebutuhan Khusus.
  3. Melaksanakan pembinaan civitas akademika menuju kompetensi lulusan yang kopetitif dan bermutu.
  4. Sebagai pusat kajian dan pengembangan pendidikan khusus dan layanan khusus serta program pendidikan inklusif di Provinsi Banten.

Tujuan

  1. Menghasilkan tenaga pendidik kebutuhan khusus baik di sekolah khusus maupun sekolah inklusi pada semua jenjang (SDLB, SMPLB, SMLB) dan semua kekhususan(tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa dsb) yang profesional.
  2. Menghasilkan tenaga pengelola pendidikan untuk Sekolah Khusus yang memiliki kepribadian luhur sesuai dengan nilai agama dan karakter bangsa.
  3. Menghasilkan tenaga rehabilitasi dan habilitasi serta sebagai konsultan bidang pendidikan kebutuhan khusus.
  4. Mensosialisasikan, mengakses perkembangan serta mengembangkan ilmu pengetahuan tentang pendidikan kebutuhan khusus.
  5. Mempromosikan, memperluas jejaring dengan pihak terkait dalam membantu proses advokasi dan pembuatan kebijakan untuk meningkatkan layanan pendidikan bagi anak kebutuhan khusus.

Analisa Pengolah Data

Dalam analisa ini bertujuan yaitu memberikan gambaran tentang perencanaan program kerja jurusan yang akan dilakukan dalam kurun waktu setahun sehingga mempermudah  dan mempercepat proses olah data.

Analisa Teknis

Saat ini jurusan PLB memiliki dua angkatan dengan jumlah mahasiswa sebanyak 75 mahasiswa. Dengan jumlah mahasiswa yang semakin banyak maka diperlukan pembaharuan strategi pembelajaran dengan maksud pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam ruang kelas namun mahasiswa dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan lapangan yang tentunya akan menambah pengalaman dan memperluas wawasan mahasiswa mengenai hal-hal yang berhubungan dengan dunia pendidikan kebutuhan khusus. Dengan analisa tersebut, maka perlu disampaikan yang menjadi program kerja dari jurusan PLB  yang dapat dilihat pada table berikut.

REKAP DAFTAR PROGRAM KERJA JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Nama                    : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Program Kerja      : Pendidikan

No Nama Kegiatan Sasaran
1 Pelatihan Metode ABA dalam Penanganan pada Anak ASD (Autistic Spectrum Disorder) 1.   Mahasiswa Jurusan Pendidikan PLB

2.   Guru-guru bidang Studi Pendidikan PLB

3.   Orang tua yang Memiliki anak Autis

 

Nama                    : Jurusan Pendidikan Luar BIasa

Program Kerja      : Pengabdian pada Masyarakat

No Nama Kegiatan Sasaran
1 Seminar Pelayanan Anak Autis 1.   Mahasiswa Jurusan Pendidikan PLB

2.   Guru-guru bidang Studi Pendidikan PLB

3.   Orang tua yang Memiliki anak Autis

2 Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah 1.   Mahasiswa

2.   Dosen

3.   Umum

3 Pelatihan Braille 1.   Mahasiswa Jurusan Pendidikan PLB

2.   Mahasiswa jurusan lain

3.   Orang tua yang Memiliki anak tunanetra

4.   Umum

 

 

Proyeksi Jumlah Kebutuhan

Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB)  memproyeksikan program kerja tersebut berdasarkan kebutuhan ilmu dan pembelajaran bagi dosen dan mahasiswa berkenaan dengan semakin berkembanganya pengetahuan mengenai pendidikan anak berkebutuhan khusus. Ada pun kegiatan atau program kerja yang akan dilaksanakan meliputi kegiatan dalam pendidikan dan pengabdian pada msyarakat. Adapun alasan dirincinya kegiatan-kegiatan ini adalah karena pendidikan dan pengabdian pada masyarakat tidak terlepas dari tugas atau peran yang diemban oleh suatu jurusan dalam lingkup universitas, sehingga sudah menjadi suatu kebutuhan bagi jurusan PLB untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang tidak hanya bermanfaat untuk memperluas ilmu dosen dan mahasiswa tetapi dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus secara lebih luas.

 

ANALISIS KEBUTUHAN PELAKSANAAN PROGRAM KERJA TAHUN ANGGARAN 2016
No Program Uraian Indikator Capaian Target
1 Pelatihan Braille Mengadakan pelatihan Orientasi dan mobilitas bagi umum Meningkatnya layanan bagi anak tunanetra Mengadakan pelatihan untuk mahasiswa dan umum
2 Mengadakan Seminar atau workshop penulisan karya tulis ilmiah Meningkatkan kemampuan dosen,  guru dan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah Mengadakan seminar penyusunan karya tulis ilmiah Dosen, guru dan mahasiswa mampu menyusun karya ilmiah
3

 

Pelatihan Metode ABA dalam Penangnan pada Anak Autis Meningkatkan kemampuan guru dan mahasiswa dalam memberikan pelayanan bagi anak auti Mengadakan seminar tentang ABA (Applied Behavior Analisys) Guru dan mahasiswa mampu melakukan teknik ABA pada anak Autis
4 Seminar Pelayanan Anak Autis Mengembangkan kemampuan guru dan mahasiswa dalam pelayanan/ penanganan anak autis Seminar Guru dan mahasiswa mampu mengeksplor kemampuan dalam menangani anak autis.

 

Program kerja tersebut tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan alat sebagai penunjang kerja yang diperuntukkan di ruangan jurusan Pendidikan Luar Biasa. Di bawah ini akan disampaikan mengenai alat yang diperlukan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS KEBUTUHAN ALAT PENUNJANG

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA TAHUN ANGGARAN 2016

 
No Nama Barang Merek Unit Keterangan
1 Komputer/Laptop Dell 1 Sebagai penunjang pekerjaan kajur dan sekjur selain dibantu oleh staff jurusan
2 Printer Epson 1 Printer di ruangan staff seringkali bermasalah
3 Flash Disk Toshiba 64 Gb 1 Penyimpan data eksternal
4 Lemari Buku Olympic 2 Belum ada lemari untuk menyimpan buku-buku yang terdapat di jurusan
5

 

Buku Referensi Semua buku penunjang perkuliahan PLB +/- 200 judul buku Belum ada buku referensi yang tersedia di jurusan

 

Alat Pengolah data dan juga meubeulair PLB belum tersedia secara optimal, oleh karena itu pengajuan alat yang dibutuhkan agar segera terwujud, demi kelancaran dan optimalnya perkuliahan dan pekerjaan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas jurusan.

 

Serang, 4 April 2016

Ketua Jurusan

 

 

Dr. Isti Rusdiyani, M.Pd

NIP. 196402281990012001

 

 

LPJ WORKSHOP RPS

 

WORKSHOP PEMBUATAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA

TAHUN ANGGARAN 2018

 

 

WORKSHOP PEMBUATAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA

 

 

  1. Latar Belakang
  2. Dasar Hukum Tugas Fungsi/ Kebijakan
    1. Undang-Undang R.I. Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
    2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
    3. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;
    4. Peraturan Pemerintah 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
    5. Keputusan Menteri PendidikanI. Nomor 27 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kurikulum S.1.
  3. Gambaran Umum

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 1999 tentang pendidikan tinggi adalah ‘menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan, dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.’ Untuk menyikapi hal tersebut, berikut landasan kegiatan yang akan diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan Luar Biasa

  1. Perkembangan ilmu pengetahuan yang berjalan semakin pesat serta perubahan sosial yang terus berlangsung dalam kehidupan, menuntut dunia pendidikan untuk mampu beradaptasi dan responsif terhadap perubahan tersebut.
  2. Rencana pembelajaran semester memliki peranan penting dalam proses perkuliahan yang sebagai pedoman atau acuan bagi seluruh komponen yang terlibat dalam kegiatan perkuliahan yang dilakukan di lingkungan Program Studi Pendidikan Luar Biasa

Berdasarkan hal tersebut di atas, upaya peningkatan mutu jurusan Pendidikan Luar Biasa dipandang perlu untuk membuat RPS  sebagai pedoman atau acuan pelaksanaan perkuliahan. Pembuatan bahan ajar ini juga sebagai kegiatan evaluasi atau meninjau ulang aspek muatan-muatan mata kuliah yang terdapat perkuliahan agar sejalan dengan perubahan yang ada di lapangan. Hasil kegiatan pembuatan RPS Jurusan Pendidikan Luar Biasa ini dapat menjadi pedoman dan acuan serta evaluasi dalam pelaksanaan proses perkuliahan di lingkungan  jurusanPendidikan Luar Biasa

  1. Penerima Manfaat

Dosen dan mahasiswa di lingkungan Jurusan Pendidikan Luar Biasa

  1. Strategi Pencapaian Keluaran
  2. Metode Pelaksanaan

Kegiatan dilakukan sesuai kebutuhan.

  1. Tahapan dan Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan 29 Mei 2018

 

  1. Waktu Pencapaian Keluaran

Tahun akademik 2016-2020 (5 tahun/ 60 bulan)

  1. Biaya yang Diperlukan Sebesar Rp.
WORKSHOP PEMBUATAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) JURUSAN PLB
525112

 

 Belanja Bahan 

ATK Kesekretariatan :

   –  Kertas HVS F4 5  rim             37,000                      185,000
   –  Kertas HVS A4 5  rim             35.000                      175.000
   –  Penggandaan RPS (50 MK x 3 ) 4000 lbr 200 800.000
  –  Penjilidan RPS (50 MK x 3) 150 eks 5000 750.000
  –  Konsumsi 11 pack 30.000 330.000
  –  Snack 22 Pack 20.000 440.000
  –  Sewa ruangan dan sound system 1 paket 1.500.000 1.500.000
  Belanja Profesi
  Honor Narasumber [1 Org x 2 Jam) 2 OJ       900.000 1.800.000
 525115 Belanja Perjalanan  
Uang harian peserta (11 org x 1 hari) 11 OK 85.000 935.000
Transport luar kota (11 org x 1 hari) 11 OK 50.000 550.000
Total Biaya 7.465.000

 

 

Serang,   April 2013

Ketua Pelaksana,

 

 

 

 

Dedi Mulia, M.Pd

NIDN. 0417107906

 

KEPANITIAAN

 

     
Penanggung Jawab : Dr. Aceng Hasani, M.Pd

 

Ketua : Dedi Mulia, M.Pd

 

Anggota

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengajar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

1.          Isti Rusdiyani, M.Pd

2.          Sistriadini Alamsyah Sidik, M.Pd

3.          Dr. Joko Yuwono, M.Pd.

4.          Dedi Mulia M.Pd.

5.          Toni Yudha Pratama, M.Pd.

6.          Yuni Tanjung Utami , M.Pd.

7.          Ratih Listyaningtyas  M.Pd.

8.          Reza Febri Abadi, M.Pd.

9.          Neti Asmiati, M.Pd

 

1.          Dr. Suroso Mukti Leksono, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

2.          Dr. Isti Rusdiyani, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

 

 

 

 

LPJ SEMINAR PENDIDIKAN AUTIS

TERM OF REFERENCE (TOR)

SEMINAR PENDIDIKAN ANAK AUTIS

TAHUN ANGGARAN 2015/2016

 

 

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)

 

 

Kementrian Negara/Lembaga  :Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi

Unit Organisasi                :   Sekretariat Jenderal Kemenristekdikti

Program                            :   Pendidikan Tinggi

Sasaran Program              :   Pelaksanaan Pengabdian pada Masyarakat

Kegiatan                           :   Seminar Pendidikan Anak Autis

Sub Kegiatan                    :   Seminar

Detil Kegiatan                   :      Seminar Pendidikan Anak Autis

 

 

  1. Latar Belakang
  2. Pendahuluan

Pengabdian kepada masyarakat merupakan  salah satu dharma atau tugas pokok dari suatu perguruan tinggi, termasuk UNTIRTA, disamping dharma pendidikan dan pengajaran serta dharma penelitian.  Pelaksanaan dharma pengabdian kepada masyarakat yang dalam realisasinya juga melibatkan dua dharma lainnya,  diharapkan akan selalu ada keterkaitan  bahkan kemanunggalan antara Perguruan Tinggi, dalam hal ini UNTIRTA  dengan  masyarakat. Pengabdian pada masyarakat merupakan suatu media untuk menjembatani dunia pendidikan dengan masayarakat, dimana Perguruan Tinggi dihadapkan pada masalah bagaimana agar warga masyarakat mampu menghadapi tantangan lebih jauh ke depan.

Karena pengabdian kepada masyarakat  merupakan salah satu tugas pokok  Perguruan Tinggi, maka pelaksanannya harus didukung  oleh seluruh sivitas akademika  PT tersebut dan  dilandasi  pemahaman yang benar  tentang pengabdian kepada masyarakat sesuai  dengan PP 60/99 (BAB III psl 3 ayat 4)  yang menyatakan bahwa pengabdian masyarakat  merupakan kegiatan yang memanfaatkan  ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan demi kemajuan masyarakat. salah satu sumbangan ang dapat dilakukan yaitu dengan  membantu anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil sensus diketahui bahwa guru bahkan mahasiswa belum banyak mengetahui tentang cara membantu anak berkebutuhan khusus, salah satunya adalah membantu anak autis. Anak autis adalah gangguan perkembangan yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku, yang menyebabkan anak tidak bias bersosialisasi atau berkomunikasi dengan lingkungan disekitarnya. Agar masyarakat bisa membantu mereka terutama dosen, guru dan mahasiswa, maka perlu diadakan pembelajaran tentang anak autis ini salah satunya dengan mengadakan seminar pendidikan anak autis.

 

  1. Dasar Hukum Tugas Fungsi/Kebijakan
    1. UU no 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional
    2. UU no 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
    3. PP no 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
    4. PP no 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan
    5. PP no 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi
    6. Keputusan Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor : 291/M/KP/VIII/2015 tentang Pengangkatan Prof.Dr. H.Soleh Hidayat, M.Pd sebagai Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Periode 2015-2019
    7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 29 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    8. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2015 tentang Statuta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

 

  1. Gambaran Umum

Sebagaimana diatur dalam UU no 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang dimaksud dengan dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama menstransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Perhatian, pembelajaran serta pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus terutama untuk anak autis. Seminar pendidikan anak autis masih sangat minim, hal tersebut dapat dilhat pusat pelayanan untuk anak autis terutama diserang masing bisa dihitung dengan jari, oleh karena itu sebagai salah satu cara untuk memberikan pengertian dan keterampilan dalam membantu anak autis terutama untuk dosen, guru dan mahasiswa, yaitu dengan melaksanakan seminar pendidikan anak autis, yang didalamnya selain teori tetapi terdapat praktek yangbisa dilaksanakan pada saat menemukan anak autis, diharapkan para peserta pelatihan nantinya dapat membantu anak autis lebih optimal lagi.

 

  1. Alasan Kegiatan Dilaksanakan

Untuk melakukan perbaikan terhadap semua permasalahan seperti diuraikan di atas maka diperlukan seminar pendidikan anak autis.  seminar pendidikan anak autis ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dosen, guru serta mahasiswa untuk bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi bagi anak berkebutuhan khusus terutama anak autis.

 

 

 

  1. Kegiatan yang dilaksanakan
    1. Uraian kegiatan

Seminar pendidikan anak autis bagi dosen, guru dan mahasiswa dilaksanakan satu hari, dengan mendatangkan pakar dan didampingi oleh instruktur untuk menghasilkan sebuah seminar yang tidak hanya didalamnya ada teori yang dibahas tapi langsung pada praktek pelaksanaannya.

  1. Batasan kegiatan

Peserta seminar pendidikan anak autis adalah dosen, guru serta mahasiswa yang mempunyai keinginan untuk belajar dan membantu anak autis. Peserta pelatihan tersebut nantinya akan dibekali pengetahuan tentang anak autis dari mulai teori sampai cara pelayanannya yang akan disampaikan oleh pakar dan didampingi oleh dosen Pendidikan Luar Biasa.

 

  1. Maksud dan Tujuan
    1. Maksud Kegiatan

Maksud seminar pendidikan anak autis adalah untuk membekali para peserta tentang bagaimana pelayanan anak autis yang baik, sehingga mampu membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

  1. Tujuan Kegiatan

Tujuan seminar adalah membekali peserta dalam teknik pelayanan anak autis terutama dengan metode ABA, metode ABA sering digunakan untuk penanganan anak autis, metode  ini sangat representatif bagi penanggulangan anak spesial dengan gejala autism, sebab memiliki prinsip yang terukur, terarah dan sistematis, juga variasi yang diajarkan luas sehingga dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, sosial dan motorik halus maupun kasar.

 

 

 

  1. Indikator Keluaran dan Keluaran
  2. Indikar keluaran

Dengan terselenggaranya Seminar pendidikan anak autis maka kemampuan peserta seminar dalam memberikan pelayanan kepada anak autis dapat meningkat.

  1. Keluaran

Keluaran (output) dari kegiatan Seminar pendidikan anak autis di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendididkan Untirta adalah para peserta dapat melakukan pelayanan atau penanganan terhadap anak autis lebih baik lagi.

 

  1. Cara Pelaksanaan Kegiatan
  2. Metode Pelaksanaan

Kegiatan Seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendididkan Untirta dilaksanakan dengan pelatihan dan diskusi interaktif antara peserta dengan nara sumber.

  1. Tahapan Kegiatan

Tahapan pelaksanaan kegiatan seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta sebagai berikut :

  1. Persiapan pelaksanaan seminar pendidikan anak autis.
  2. Pelaksanaan seminar pendidikan anak autis, paparan tata kerja.
  • Paparan Nara sumber
  • Diskusi Interaktif dengan peserta berupa tanya jawab
  1. Laporan pelaksanaan Seminar pendidikan anak autis

 

  1. Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta direncanakan akan dilaksanakan di Kampus C Untirta Ciwaru.

 

 

  1. Pelaksana dan Penanggung Jawab Kegiatan
    1. Pelaksana kegiatan

Pelaksana pelatihan Seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta berjumlah 9 orang dengan rincian sebagai berikut:

 

 

Penanggung Jawab : Dr. Aceng Hasani, M.Pd
Pengarah : Dr. Joko Yuwono, M.Pd.
Ketua : Dr. Isti Rusdiyani, M.Pd
Sekretaris : Dedi Mulia, M.Pd
Anggota : 1.   Sistriadini Alamsyah Sidik, M.Pd

2.   Reza Febri Abadi, M.Pd.

3.   Ratih Listyaningsih, M.Pd.

4.   Toni Yudha Pratama, M.Pd

5.   Yuni Tanjung Utami, M.Pd

6.   Erni Endah Wahyuni, M.Pd.

Narasumber : 1.   Dr. Joko Yuwono, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

2.   Toni Yudha Pratama, M.Pd

(Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

 

Peserta yang diundang berjumlah 100 orang terdiri dari Dosen, Guru dan Mahasiswa.

  1. Penanggung jawab

Penanggung jawab Seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta adalah Ketua Jurusan Pendidikan Luar Biasa Untirta.

 

 

 

  1. Jadwal Kegiatan
    1. Waktu pelaksanaan kegiatan

Kegiatan Seminar pendidikan anak autis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untirta direncanakan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2016.

  1. Matrik pelaksanaan kegiatan
No Kegiatan Agustus September
1 2 3 4 1 2 3 4
a. Persiapan Pelaksanaan

–    pembentukan draft kepanitiaan

–    pengajuan TOR
–    peminjaman gedung dan peralatan
b. Undangan

–    pembuatan nota dinas undangan

–    distribusi undangan
c.  Pelaksanaan Kegiatan
d. Evaluasi

 

  1. Biaya

Biaya yang dipelukan pada Kegiatan Seminar Pendidikan Autis  sebesar Rp. 8.100.000,- dengan rincian sebagai berikut :

 

 

 

 

 

 

Seminar Pendidikan Anak Autis – FKIP  Jumlah  Ket  Harga Total
525112 Belanja Barang
-ATK dan Bahan Habis Pakai 1 Keg 1,000,000 1,000,000
    –     Konsumsi 100 OK 25,000 2,500,000
    –     Snack 100 OK 10,000 1,000,000
Sewa Ruangan dan Sound System 1 Hari 1,000,000 1,000,000
    –     Honor Narasumber

[1 Org x 2 Jam)

2 OJ 900,000 1,800,000
Jumlah 7,300,000

 

 

Serang, 4 September 2016

Ketua Pelaksana,

 

 

 

       Dr. Isti Rusdiyani,M.Pd.